Minggu, 11 November 2018

author photo
SIARANPUBLIK.ID,  PASURUAN

Inspektorat Kabupaten Pasuruan didesak untuk turun lapangan memantau proyek-proyek di Dinas SDA-TR (Sumber Daya Air dan Tata Ruang) yang “nyolong start”. Lasgakkum, Surabaya, melalui Ketuanya,  Yakobus Wellyanto, SH, MH, minta agar pencairan termin nanti diawasi betul.

“Inspektorat sebagaimana fungsinya selaku pengawas kinerja pegawai, harus bekerja dengan sungguh-sungguh. Perkara kontraktor nyolong start saat menggarap proyek di Sumber Daya Air (Dinas Pengairan)  bukan perkara sepele. Ini menyangkut uang negara yang harus diselamatkan, ” tegas Welly.

Seperti halnya penyidik di lembaga kepolisian dan kejaksaan, lanjut Welly, pihaknya yakin Inspektorat akan mampu membongkar perkara ini.  Sebenarnya, tambahnya, membongkar perkara ini sama halnya dengan melakukan pencegahan tindak pidana korupsi di tubuh pemerintah.



Artinya, jika Inspektorat berjalan sesuai tupoksinya, pemerintah akan dapat berjalan dengan bersih. “Kalau Inspektorat tutup mata dan telinga, ya patut dicurigai. Inspektorat jangan mlempem. Dinas harus tegas kepada kontraktor nakal. Paling tidak, harus di black list, ” tutur Welly.

Menanggapi ini, Kepala Inspekgorat Kabupaten Pasuruan, Dwitono, tidak dapat ditemui di kantornya. Menurut Mul, salah satu stafnya yang berjaga di depan ruangan Dwitono, hari itu sedang dinas luar. “Bapak sedang ke Surabaya, ” ucap Mul. Sementara ketika ditanya siapa humas atau orang yang bisa memberikan keterangan soal tadi, Mul mengaku kalau tidak ada staf yang bisa memberikan keterangan soal itu. (zaelani)



This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Barat

Bali

Jawa Tengah