Selasa, 23 Juli 2019



Kotabaru,  www.siaranpublik.id - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Kotabaru, yang berada dijajaran Lantamal XIII Tarakan, Koarmada II Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto S, S.T., mengunjungi dan menyaksikan secara langsung latihan olahraga Dayung oleh tim PODSI Kab. Kotabaru. Dalam kunjungannya Danlanal melihat potensi para atlet Dayung yang cukup membanggakan, seakan tak kenal lelah para atlet dayung tersebut mengayuh dayung dengan cepat dan semangat. Senin 22/07/2019.

Pada kesempatan itu juga Danlanal Kotabaru menyampaikan rasa ketertarikannya dengan olah raga air tersebut. Menurut Guruh - sapaan akrabnya, Lanal Kotabaru akan ikut ambil bagian untuk menghidupkan kembali olah raga Dayung, bahkan ia akan mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama berlatih di selat laut yang berhadapan langsung dengan Mako Lanal Kotabaru.

"Saya minta para atlet Dayung sekalian tetap semangat dan kita akan bersama- sama menghidupkan kembali olah raga ini. Lanal Kotabaru juga akan membantu fasilitas angkut dan logistik pada saat latihan dayung " , tutur Danlanal Kotabaru.

Usai memberikan motivasi kepada atlet dayung Kotabaru, Danlanal melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Pasar Ikan Kemakmuran Kotabaru. Kehadiran Danlanal di lokasi tersebut disambut oleh Opin Suwandi dan para pemilik kapal ikan.

Saat meninjau kapal nelayan, Danlanal juga mengundang mereka untuk berkunjung ke Lanal Kotabaru, " Kita bisa berdiskusi bersama tentang situasi dan kondisi yang dialami para nelayan " ,terang Danlanal kepada nelayan yang berada di Pasar Ikan Kemakmuran .

Kesempatan meninjau Pasar Ikan dan Kapal nelayan dimanfaatkan juga oleh Danlanal Kotabaru untuk melihat penampungan Lobster Laut, yang merupakan hasil tangkapan para nelayan. Lobster ini mempunyai nilai jual yang fantastis ungkap Ketua Opin. Selain itu Opin menambahkan jika lobster yang berukuran besar yang merupakan produk asli hasil laut Kotabaru juga laku dan diminati oleh pasaran lobster Ibu kota, tentunya dengan ukuran dan kriteria yang diijinkan.  (Dispenal)

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Barat

Bali

Jawa Tengah