Minggu, 28 Juli 2019



Kubu Raya, Kalbar,  www.siaranpublik.id  -  Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., menyampaikan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 yang digelar selama tiga puluh hari di wilayah Kodam XII/Tpr, dilaksanakan di 3 (tiga) tempat yaitu di wilayah Kodim 1205/Stg, di wilayah 1203/Ktp dan di wilayah Kodim 1014/Pbn, dengan menggunakan sistem bottom up planning, dengan 2 (dua) sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik yang penentuan sasarannya disinergikan dengan program dari masing-masing Pemerintah Daerah.    Sabtu (27/7/19) 

Menurut Kapendam, program TMMD yang terdahulu dilaksanakan 2 (dua) kali selama 1 (satu) tahun, namun 3 (tiga) tahun belakangan ini termasuk pada tahun ini kegiatan TMMD dilaksanakan 3 kali dalam setahun diseluruh jajaran TNI AD termasuk diantarnya wilayah Kodam XII/Tpr yaitu TMMD ke-104 yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, sedangkan saat ini yang sedang digelar adalah TMMD ke-105 serta yang akan datang akan digelar TMMD ke-106. Program TMMD yang diselenggarakan 3 (tiga) kali dalam setahun menunjukan kesungguhan TNI untuk terus mendukung terwujudnya pembangunan nasional di wilayah secara berkesinambungan, yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam proses percepatan program pembangunan di wilayah.

Program TMMD tidak lepas dari partisipasi serta peran serta dari masyarakat dalam pengerjaan sasaran fisik dari program TMMD tersebut, bahkan masyarakat di lokasi TMMD sangat antusias turut ikut membantu secara gotong royong dalam mensukseskan program TMMD ke-105. Ini menjadi bukti bahwa apa yang dikerjakan dalam kegiatan TMMD ke-105 ini merupakan impian dan keinginan dari masyarakat terutama masyarakat pedesaan, ujar Kapendam.

Lanjut Kapendam, bahwa TMMD tidak hanya sekadar untuk menghadirkan pembangunan sasaran fisik semata, akan tetapi jauh lebih penting demi terbangunnya semangat gotong royong serta meningkatnya kepedulian sosial antar sesama masyarakat sehingga terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Disamping itu nuansa kekeluargaan juga tercipta sangat harmonis dalam situasi diluar pekerjaan, karena kesehariannya personel satgas TMMD tinggal dan bermalam di rumah warga dan memang hidup bersama keluarga pemilik rumah. Untuk makan pagi, siang dan malam personel Satgas TMMD terlebih dahulu harus membantu pemilik rumah memasak dan selanjutnya makan bersama-sama.

Dengan semangat kekeluargaan, kebersamaan serta semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pada hari kelima belas pelaksanaan TMMD kali ini membangun beberapa sarana fisik, diantaranya di wilayah Kodim 1205/Stg, melaksanakan pembangunan jalan sepanjang ± 9.4 km sampai dengan saat ini sudah mencapai 67 %.

Sedangkan di wilayah Kodim 1203/Ktp, melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 7 Km, jembatan, perehaban tempat ibadah, pembangunan tribun serta pengurukan lapangan bola, secara keseluruhan sampai dengan saat ini sudah mencapai 59 %.

Sementara itu, untuk pelaksanaan TMMD di wilayah Kodim 1014/Pbn yaitu melaksanakan penimbunan dan pelebaran jalan sepanjang 3.5 Km sampai dengan sekarang sudah mencapai hasil sebesar 72% sedangkan 2 (dua) buah jembatan yang dibangun sudah mencapai 96%, sedangkan untuk perehaban tempat ibadah baru mencapai 70%.

Harapan kita, dengan adanya program TMMD serta dibangunnya fasilitas sarana dan prasarana di Desa dapat mewujudkan mimpi serta menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat yang berada di pedesaan, khususnya para generasi muda agar lebih mencintai desanya dan tidak meninggalkan desanya untuk mencari kerja di tempat lain," harapnya.

Semangat kebersamaan dalam membangun desa merupakan tujuan dari program TMMD sehingga program percepatan pembangunan di wilayah dapat terlaksana dengan baik sehingga pembangunan dapat dirasakan sampai ke desa - desa, itulah yang kita ingin wujudkan dalam program TMMD ke-105 ini,” pungkas Kapendam. (Pendam XII/Tpr)

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Barat

Bali

Jawa Tengah