Minggu, 21 Juli 2019



 Praka Kadek Adi Taban SO pos Baen Satgas Yonif Mekanis 741 / GN sedang beristirahat sejenak disela melaksanakan tugas, dan membeli makan disebuah warung sate dan gulai.

Kemudian datang seorang kakek yang membawa karung duduk berisirahat di depan warung. Saat Praka Kadek Adi selesai makan dia kembali memesan 1 porsi sate lengkap dengan lontongnya. Dia keluar dan berjongkok dengan senyum bertanya apa kakek itu sudah makan.

 Ketika kakek itu menjawab belum dia memberikan satu porsi sate yang dia beli td dan menyuapi kakek itu. Kakek yang awalnya menolak akhirnya mau karena melihat ketulusan kawan kami.
Ketika selesai dan saya tanya mengapa dia melakukannya.

 Dia menjawab, karena dia terharu melihat kakek yang terus mau bekerja demi rezeki yang Halal karena ia malu kepada Tuhan sedangkan banyak orang zaman sekarang yang tidak malu untuk mendapatkan rezeki yang haram semata mata demi memuaskan perutnya.

“Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan dan Bersyukurlah kamu yang tidak khawatir untuk mau makan apa esok hari," tulis salah seorang ksahabat praka Kadek dalam memoarnya yang ditulis di akun Facebook

"apa lagi kamu yang bisa berbagi dengan saudara kita yang kesulitan karena sesungguhnya itulah nikmat yang luar biasa. Apa gunanya kita makan enak jika kita tidak peduli dengan mereka yang kekurangan. ” lanjutnya dalam tulisan tersebut

- Garuda Nusantara -
(Satgas penyonif 741/GN)

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Barat

Bali

Jawa Tengah