Rabu, 31 Juli 2019



Barabai Kalsel.  www.siaranpublik.id  - Pembinaan Teritorial TNI AD pada hakikatnya adalah kegiatan penyiapan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta serta upaya untuk membangun, memelihara,meningkatkan dan memantapkan kemanunggalan TNI - Rakyat melalui kegiatan bantuan untuk mengatasi kesulitan masyarakat. Dalam pelaksanaan dilapangan kegiatan tersebut membutuhkan suatu metode, salah satu metode yang digunakan adalah Komunikasi Sosial yang merupakan upaya, pekerjaan dan kegiatan yang diselenggarakan oleh satuan jajaran TNI AD guna penyampaian pikiran dan pandangannya yang terkait dengan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat yang meliputi wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya serta membangun, memelihara, meningkatkan dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat;

Dalam rangka mewujudkan kesadaran Tentang Arti Pentingnya Pemahaman terhadap Bahaya Radikalisme/Separatisme Kodim 1002/Barabai menggelar acara komunikasi sosial tahun anggaran 2019 bertempat di Aula Sapta Marga Makodim 1002/Barabai Jalan Telaga Padawangan Kelurahan Barabai Timur Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang diikuti oleh 100 orang dari berbagai komponen masyarakat, pada Rabu (31/7).

Dalam sambutan Komandan Kodim 1002/Barabai Letkol Inf Nur Rohman Zein, S.E.,M.M yang dibacakan oleh Kepala Staf Kodim 1002/Barabai Mayor Inf Pahrijani bahwa kegiatan yang bertemakan “Melalui kegiatan pembinaan komsos cegah tangkal radikalisme/separatisme, kita perkokoh mentalitas dan pemahaman ideologi pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme/separatisme dalam rangka mewujudkan alat juang pertahanan yang tangguh” bertujuan untuk mewujudkan kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya Radikalisme/Separatisme bagi segenap komponen bangsa, Terbentuknya komponen bangsa yang memiliki kepribadian dan jiwa kebhinnekaan guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya NKRI dan Terwujudnya kerja sama antara TNI AD dengan segenap komponen bangsa dalam rangka mempertahankan ideologi Pancasila melalui peningkatan pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan serta Kewirausahaan demi menjaga keutuhan NKRI.

Sehingga diharapkan dengan kegiatan ini segenap komponen bangsa berseinergi dengan aparat komando kewilayah dalam menangkal segala bentuk faham radikalisme/sparatisme dan tetap mempertahankan ideologi pancasila sebagai satu-satunya dasar dan falsafah bangsa Indonesia,”tegas Pahrijani.(pendim1002).

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Barat

Bali

Jawa Tengah