Rabu, 30 Oktober 2019

author photo


Mojokerto - Pelajar yang terdiri dari SMAN 3 dan MAN
Kota Mojokerto, terlihat sangat antusias dengan adanya pembinaan wawasan
kebangsaan yang sengaja digelar oleh pihak Korem 082/CPYJ. Selasa, 29
Oktober 2019.

             Bukan tanpa sebab, dalam kegiatan itu, para pelajar
diberikan pemahaman langsung oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Arm Ruly
Chandrayadi akan perkembangan situasi di era globalisasi saat ini.

             “Selain membawa dampak positif, perkembangan itu juga
mampu menciptakan dampak negatif,” ujar Danrem.

             Dalam sosialisasi yang berlangsung di Aula Makorem itu,
Kolonel Ruly menyebut jika Indonesia saat ini telah memasuki revolusi
industry 4.0. Revolusi itu, berpedoman pada tingkat konektifitas,
interaksi, dan batas antara manusia, mesin hingga sumber daya lainnya
melalui teknologi dan informasi.

             “Dan hal ini, tentunya dapat menimbulkan kerawanan apabila
para generasi muda tidak pandai-pandai memanfaatkan peluang yang ada,”
bebernya.

             Beberapa faktor pun, pasti muncul diakibatkan pesatnya
teknologi tersebbut. Selain tindakan kriminal, Danrem pun menegaskan
jika angka pengangguran pun semakin tinggi akibat sempitnya lapangan
pekerjaan. “Sementara, tuntutan kehidupan semakin tinggi,” ucap
Danrem.

             Dihadapan ribuan pelajar, ia pun berharap jika hal itu dapat
dilalui melalui beberapa cara. Selain berprestasi, ujar Kolonel Ruly, ia
pun mengimbau para pelajar yang berada di Aula Makorem, agar mampu
berkompetisi hingga meningkatkan motivasi.

             “Dengan cara, meningkatkan kesadaran kembali tentang
nilai-nilai falsafah bangsa yang kita miliki, yang telah ditanamkan oleh
para pendahulu kita seperti halnya cinta tanah air, sikap mental,
toleransi dan kerukunan umat beragama berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
serta Bhinneka Tunggal Ika,” jelasnya. “Inilah fondasi yang sampai
saat ini masih dibutuhkan untuk  menyatukan kebersamaan kita
ditengah-tengah beragam ancaman dan konflik yang mewarnai dunia global
saat ini, karena generasi muda merupakan tulang punggung bangsa yang
harus mampu berdiri kokoh di tengah kondisi sosial  yang mengalami
pesimisme, apatisisme, demoralitas bahkan kebencian,” imbuh Kolonel
Ruly.

             Ia berharap, melalui pembinaan wawasan kebangsaan saat ini,
nantinya mampu mendongkrak inovasi dan inisiatif para pelajar untuk ikut
serta meningkatkan kualitas diri, dan mampu berkiprah membangun bangsa.

             “Kami berharap jika nantinya pembinaan ini, mampu
menanamkan tekad untuk berbuat yang terbaik demi masa depan, keluarga,
masyarakat maupun bangsa dan negara,” pungkasnya.   ---

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Barat

Bali

Jawa Tengah